Tala
Tala: Nada yang Satu
Yoel M. Indrasmoro · 14 Agu 2026 · 5 menit baca
Tala adalah nada baku yang mengikat semua instrumen — seperti Kristus mengikat kita.
Dalam orkestra, tala adalah nada baku yang dipakai semua instrumen untuk menyetel diri. Tanpa tala, setiap alat akan berbunyi dengan keyakinannya sendiri, dan musik menjadi kekacauan yang sopan.
Gereja sering kali menyerupai orkestra tanpa tala: banyak suara, sedikit harmoni. Kita menyetel diri pada tren, pada penonton, pada selera zaman — lalu bertanya mengapa musik kita tidak pernah utuh.
“Tala bukan memaksa semua instrumen sama. Justru karena satu nada baku, biola, seruling, dan timpani bisa berbeda dengan selaras.”
Kristus tidak menyeragamkan kita; Ia mempersatukan kita dalam keragaman. Kembalinya pada satu tala bukan pengekangan, melainkan syarat keindahan.
Esai-esai di seri ini adalah undangan untuk menyetel ulang: kembali pada satu tala, satu ukuran kebenaran, satu pusat gravitasi — Kristus, yang membuat banyak nada menjadi satu lagu.
Ditulis oleh Yoel M. Indrasmoro · Seri Tala