Tangan TerbukaMedia

Untaian Nada Ilahi

Kau yang Setia

Tim Redaksi · 15 Agu 2026 · 4 menit baca

Himne “Besarlah Kesetiaan-Mu” lahir dari kesetiaan yang diuji dan ditemukan nyata.

Besar kesetiaan-Mu, besar kesetiaan-Mu, pagi demi pagi nyatalah baru.

Ratapan 3:22–23

Thomas Chisholm menulis syair “Great Is Thy Faithfulness” pada usia 57 tahun, setelah bertahun-tahun hidup yang tidak dramatis: guru, juru tulis, agen asuransi. Tidak ada keajaiban yang tercatat — hanya kesetiaan yang diuji hari demi hari.

Ia menulis bukan dari kemenangan besar, melainkan dari rutinitas yang setia: “Pagi demi pagi kasih-Mu baru kuterima.” Himne ini menjadi nyata karena penulisnya hidup persis seperti yang ia nyanyikan.

Ketika kita menyanyikan himne, kita menyanyi dengan iman yang disediakan orang-orang yang telah berjalan mendahului kita. Nada yang sama, pengalaman yang baru.

Sobat Media, temukan satu himne minggu ini dan nyanyikan dengan sengaja. Biarkan kata-kata yang sudah dinyanyikan ratusan tahun itu menjadi doa bagi pagi kita.

Ditulis oleh Tim Redaksi · Seri Untaian Nada Ilahi

Lanjutkan membaca